Minggu, 15 April 2018

wifi archery | kalapahejo

View Article

Jumat, 29 Desember 2017

breADS - kalapahejo

View Article


Selasa, 26 Desember 2017

pixels - typogram typography kalapahejo

View Article

Senin, 18 Desember 2017

camping - kalapahejo

View Article
saat kode itu datang?
maukah kau menyambutnya dengan sukacita?

Kamis, 14 Desember 2017

DRONE - typogram

View Article

DNA - typogram

View Article

AM Fatwa wafat - typogram

View Article

Minggu, 15 Oktober 2017

inkscape design isometric : ART WAR-K

View Article




























tool :
- isometric grid (shift+#)
- bezier curve (B)
- add on : isometric

Selasa, 22 Agustus 2017

gaya - & - budaya lokal indonesia typogram - kalapahejo

View Article








Sabtu, 27 Mei 2017

Amalan Ramadhan Meter

View Article


Selasa, 23 Mei 2017

sejarah kaos oblong

View Article















T- Shirt atau kaos oblong pada awalnya digunakan sebagai pakaian dalam tentara Inggris dan Amerika pada abad 19 sampai awal abad 20. Asal muasal nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt berasal dari bentuknya yang menyerupai huruf "T", atau di karenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt"

Masyarakat umum belum mengenal penggunakan kaos atau T-Shirt dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, para tentara yang menggunakan kaos oblong tanpa desain ini pun hanya menggunakannya ketika udara panas atau aktivitas-aktivitas yang tidak menggunakan seragam. Ketika itu warna dan bentuknya (model) itu-itu melulu. Maksudnya, benda itu berwarna putih, dan belum ada variasi ukuran, kerah dan lingkar lengan.


T-shirt alias kaos oblong ini mulai dipopulerkan sewaktu dipakai oleh Marlon Brando pada tahun 1947, yaitu ketika ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas teater dengan lakon “A Street Named Desire” karya Tenesse William di Broadway, AS. T-shirt berwarna abu-abu yang dikenakannya begitu pas dan lekat di tubuh Brando, serta sesuai dengan karakter tokoh yang diperankannya. dan film Rebel Without A Cause (1995) yang dibintangi James Dean. Pada waktu itu penonton langsung berdecak kagum dan terpaku. Meski demikian, ada juga penonton yang protes, yang beranggapan bahwa pemakaian kaos oblong tersebut termasuk kurang ajar dan pemberontakan. Tak pelak, muncullah polemik seputar kaos oblong.

Polemik yang terjadi yakni, sebagian kalangan menilai pemakaian kaos oblong – undershirt – sebagai busana luar adalah tidak sopan dan tidak beretika. Namun di kalangan lainnya, terutama anak muda pasca pentas teater tahun 1947 itu, justru dilanda demam kaos oblong, bahkan menganggap benda ini sebagai lambang kebebasan anak muda. Dan, bagi anak muda itu, kaos oblong bukan semata-mata suatu mode atau tren, melainkan merupakan bagian dari keseharian mereka.

Polemik tersebut selanjutnya justru ...

Selasa, 09 Mei 2017

layout design aplikasi android 2

View Article


Tutorial inkscape : Membuat Foto Lebih Tajam Warna nya (editing foto)

View Article
Kadang saya sebagai tukang disen yang lebih banyak fokus di vector, agak terbebani jika disodorin foto sebagai bahan desainnya. Terlebih foto yang diberikan klien, sangat tidak manusiawi (paham kan?) Nah kadang fotonya tidak terlalu tajam hasil jepretan nya.

Nah karena sedang berusaha menghindari software bitmap prosesor (Photoshop dan GIMP) saya mencoba untuk mengakalinya dengan software inkscape, mari kita coba.


1. Siapkan foto, import atau drag and drop dari file manager anda ke halaman inkscape
2. Seleksi Foto
3. Pilih menu : Filters > Color> Lighting



intip juga : tutorial scribus bahasa indonesia


4. Menu dialog Lighting


5. Klik centang/ceklis preview, agar tampilan setiap perubahan pengaturan bisa realtime terlihat



6. Atur slider Lights, Shadow, dan Offset sesuai dengan yang anda inginkan dan menyesuaiakan keadaan file foto

lihat juga tutorial inkscape lainnya


7. Klik Apply jika sudah dan Close untuk menutup dialog Lighting.
8. Tadaaaa....hasilnya menakjubkan bukan? :) terlihat sangat berbeda hasil sebelum dan sesudah di filter
TIPS:

1. agar saat zoom in dan zoom out tidak berat, disarankan setelah hasil filter selesai, silakan buat shape rectangle atau bentuk lain, kemudian gambar tersebut di set-clip. 
2. Agar saat zoom in dan zoom out tidak berat, bisa juga dengan cara, gambar hasil filter tersebut di export, dan hasil export tersebut digunakan sebagai bahan design anda, jadi tidak berat.

Locator Design UI Taman Nasional Ujung Kulon

View Article


design Application Layout - android

View Article